Apa sih Micro Club itu ?
"Micro club itu club sejenis kumpulan anak-anak yang pengen belajar micro. Micro itu dari kata micro controller di sana basic nya belajar microcontroller.." kata Ivan sebagai salah satu anggota micro club angkatan '14.
Micro Club adalah komunitas dari himpunan mahasiswa Diploma Teknik Elektro (DTE) Sekolah Vokasi UGM, yang menjadi wadah bagi mahasiswa DTE untuk menyalurkan minat dan bakat serta pengembangan pengetahuan teknologi aplikatif dibidang robotika dan embedded system.
Micro club sebagai salah satu komunitas di lingkup jurusan namun kontribusinya untuk Diploma Teknik Elektro dan Universitas Gadjah Mada patut diacungi jempol, terbukti dengan prestasi-prestasi yang diraih dengan membawa nama besar UGM.
"Prestasi itu banyak, hampir semua piala yang ada di dte itu dari micro, tahun 2013 pernah ke Amerika juara 1 lomba fire fighting robot pedam api..."
Komunitas yang berdiri sejak tahun 2005 ini telah melahirkan generasi-generasi mahasiswa yang ikut menyumbangkan prestasi dalam ajang kontes robot internasional maupun tingkat nasional. Prestasi yang telah diraih diantaranya adalah sebagai Juara 1International Fire Fighting Trinity College, U.S.A (2013), Juara 1 tingkat nasional roboboat divisi fuel engine (2013), Juara 3 tingkat nasional roboboat divisi autonomus (2013), Juara 3 regional divisi KRSI kontes robot nasional (2014), Juara 1 Line Follower Ebotectingkat nasional (2011), serta masih banyak lagi partisipasi dalam kontes robot lainnya.Beberapa anggota dari Micro Club juga ikut berpartisipasi menjadi anggota tim robot UGM, yaitu pada Gadjah Mada Robotic Team2015, Robot Terbang UGM 2015 dan Roboboat UGM 2014. Beberapa karya yang telah direalisasikan diantaranya adalah robot berkaki, kapal selam, Quad Qoupter, robot beroda, LED Cube 5 x 5 x 5, dot matriks, serta masih banyak lagi.
Suka duka menjadi anggota micro club, tentu saja dengan mengikuti suatu komunitas selain menambah ilmu pengetahuan, juga akan mendapatkan banyak teman dan relasi.
"kalau suka dukanya itu, sukanya yaaa kita banyak temen, punya kenalan kakak tingkat, trus relasinya juga banyak..bisa belajar banyak dari kakak tingkat, " kata Ivan
"ada beberapa kesulitan sih ya di awal-awal...kalo sekarang kan 2015..dari setelah Oprec di situ kan ada kumpul trus disuruh bikin flipflop, power supply...nah kalo aku dulu tuh gaenak nya gini, habis oprec kita ada wawancara habis wawancara kita a ada kumpul ga disuruh apa-apa, jadi tuh kita kaya orang luar yang masuk ke rumah orang lain tanpa izin, sok sok kenal sama kaka tingkat, dukanya itu aja sih" lanjut Ivan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar